Hari ini tanggal
 
 

"5 Program Quick Wins Unggulan Polri"

1. Quick Respon TKP (baik TKP Lantas, Kriminalitas maupun TKP gangguan lainnya) Patroli dan Pelayanan Masyarakat lainnya. 2. Transparansi dalam pelayanan SIM, STNK dan BPKB. 3. Transparansi Penyidikan melalui SP2HP. 4. Transparansi dalam rekruitmen di lingkungan Polri (AKPOL, PPSS, BA dan PNS Polri). 5. Pengamanan wilayah perbatasan NKRI.

Tatap Muka Kapolwil Bogor

Kapolwil Bogor beserta rombongan melakukan tatap muka dengan orang tua Calon Siswa Brigadir Polri TA. 2009 pada hari Rabu tanggal 20 Mei 2009 di Mapolres Sukabumi Palabuhanratu. Dalam kesempatan itu, Kapolwil beserta para pejabat lainnya memberikan arahan dan penerangan mengenai Transparansi dalam Rekruitmen Bintara Polri tersebut.

Tatap Muka Kapolwil Bogor Tatap Muka Kapolwil Bogor

Mako Polres Sukabumi - Palabuhanratu

Polres Sukabumi terhitung mulai dioperasionalkan pada tangggal 03 April 2003. Markas Komando (MAKO) Polres Sukabumi-Palabuhanratu ini dibangun diatas lahan awal seluas 20.000 m2 dengan Luas wilayah hukum lebih kurang 416.404,27 Ha dan jumlah penduduk sebanyak 21.189.972 jiwa.

Mako Polres Sukabumi - Palabuhanratu Mako Polres Sukabumi - Palabuhanratu

Pemusnahan Hasil Operasi - Miras

Kapolres Sukabumi, AKBP Drs. Des Aditiawarman, SH. beserta staf dan seluruh jajaran, saat melakukan Pemusnahan Barang Bukti Hasil Operasi Minuman Keras di halaman Mapolres Sukabumi Palabuhanratu pada hari Senin 18 Mei 2009.

Pemusnahan Hasil Operasi - Miras Pemusnahan Hasil Operasi - Miras

Obyek Wisata Palabuhanratu - Sukabumi

Banyak sekali pantai nan indah di daerah Jawa Barat. Tidak terkecuali obyek wisata Palabuhanratu yang tak kalah terkenal sampai ke mancanegara. Seperti Pantai Cimaja, Kec. Citepus, Kab. Sukabumi ini, sekarang sering digunakan sebagai tempat pertandingan Surfing kelas dunia.

Obyek Wisata Palabuhanratu - Sukabumi Obyek Wisata Palabuhanratu - Sukabumi
Home | Profil | Fungsi Pembinaan | Fungsi Operasional | Kewilayahan | SP2HP | Web Links | Berita | FAQ | Buku Tamu | Download | Contact
Garong Motor 21 TKP Dibekuk

BOGOR - Usai sudah petualangan Ujang Cs. Komplotan garong motor yang sudah mencetak di lebih 21 tempat kejadian perkara (TKP) ini akhirnya dilumpuhkan satuan Reskrim Polresta Bogor. Selain meringkus tujuh tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa tujuh unit sepeda motor yang hampir seluruhnya motor matic.

Ketujuh tersangka tersebut di antaranya, Dedi Hadi (32), warga Bojong Genteng, Sukabumi, Riki Rikardo (21), Aep Epring (41), warga Babakan, Desa Bojonggenteng, dan Ujang Edi (32) warga Kampung Sirna Bakti, Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Sedangkan tiga tersangka lainnya masih dalam pengembangan.

Dalam menjalankan aksinya, mereka biasa mengambil sasaran anak di bawah umur yang menggunakan sepeda motor. Para tersangka yang biasanya berboncengan ini kemudian menghampiri korban. Setelah itu mereka berlagak sok akrab dengan menanyakan keberadaan ayah korban. Setelah itu tersangka berpura pura minta tolong menyampaikan surat untuk ayah korban. “Tetapi saya bilang suratnya ada di rumah,” ujar pelaku utama Ujang.

Setelah itu barulah mereka meminta korban mengikuti mereka. Dengan wajah lugu biasanya korban pun mengikuti mereka (para pelaku, red) dan berhenti di rumah yang memang tak ditempati. Setelah berpura-pura rumah tersebut dikunci pemiliknya, tersangka kemudian meminjam sepeda motor korban dan meninggalkan korban yang menungguinya sampai berjam-jam.

Dalam sebulan, Ujang mengaku biasa melakukan aksinya lebih dari tiga TKP. Adapun TKP yang sudah dicetaknya di antaranya Jalan Jend A Yani, Lapangan Heulang, Perumahan Indraprasta, Jalan Pajajaran, serta terakhir di Tanahsareal.

Untuk satu kali aksi, Ujang biasanya menjual dengan harga Rp1,5 juta. Dari pengakuannya, uang hasil kejahatannya itu kemudian digunakan untuk keperluan sehari-hari. “Termasuk membayar kontrakan rumah mertua saya,” ujarnya.

Kapolresta Bogor AKBP Sufyan Syarief didampingi Kasat Reskrim AKP Irwansyah mengatakan, pihaknya masih mengembangkan kasus ini. “Kami yakin masih banyak TKP yang dicetak para tersangka ini,” ujar Sufyan. Tak hanya itu, Sufyan juga menyebutkan ketujuh tersangka sudah membagi tugas.

Ada yang berperan sebagai otak kejahatannya, ada pula yang hanya menerima barang curian dari pelaku (penadah, red). “Tersangka kami jerat pasal 363 jo 378 dengan ancaman hukuman di atas enam tahun penjara,” pungkasnya
 
Home You are here:: Home Berita

Admin Online

Visitor Data

IP Address Anda
38.107.191.113
United States United States :
Browser Memakai
Unknown Browser Unknown Browser
Operating System
Unknown Operating System Unknown Operating System

Link

Mabes Polri

Polda Jabar

Polwil Bogor

Kejaksaan

Situs Resmi Pem. Prov. Jabar

Pem Kot Sukabumi

Pem Kab Sukabumi

Dep Hub

Dep Dagri

Dep Kes RI

Dep Kominfo

Men LH

BAPPENAS

PNRI

KPK

BNN

News on Video


Get the Flash Player to see this player.

Scrolling RSS

Berita Terbaru

Login Anggota Situs

apakah anda lupa sesuatu
yang ini ?
sandi | nama | daftar

The News
Rapat Pimpinan POLRI 2010 PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Senin, 08 Februari 2010 11:40

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Polri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri mengakui bahwa Polri belum dapat memenuhi keinginan masyarakat selama pelaksanaan program Polri, baik saat program rencana strategis I maupun program 100 hari Polri.

Untuk itu, Rapat Pimpinan Polri tahun 2010 akan dijadikan wadah untuk melakukan introspeksi perihal program yang telah dilaksanakan. Hal itu dikatakan Kapolri saat memberi sambutan saat pembukaan acara Rapat Pimpinan Polri di Mabes Polri, Senin (8/2/2010). Pembukaan Rapim diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Polri telah berupaya melakukan pembenahan berbagai aspek di organisasi. Tapi memang belum dapat memenuhi keinginan masyarakat. Untuk itu, rapat pimpinan dijadikan introspeksi sehingga perlu dirumuskan kebijakan untuk hadapi tantangan ke depan yang lebih kompleks," ucap Kapolri.

Perencanaan program kerja Polri ke depan dalam Rapim, kata Hendarso, tidak hanya terfokus pada pencitraan Polri, tetapi juga akan melihat tuntutan-tuntutan masyarakat. Rapim juga akan mempersiapkan regenerasi kepemimpinan Polri. "Agar soliditas, profesionalisme tetap terjaga," kata dia.

Rapim Polri tahun 2010, ucap Kapolri, adalah momentum yang tepat karena bertepatan dengan rencana pembangunan menengah nasional tahun 2010-2014 yang telah diluncurkan Presiden. Selain itu, bertepatan dengan awal pelaksanaan grand strategy Polri II dengan tema membangun kemitraan. "Kita telah melewati grand strategy I yaitu membangun kepercayaan," ujar Kapolri.

Rapim dengan tema "Membangun Kemitraan dengan Memantapkan Kepercayaan Masyarakat Menuju Pelayanan Prima guna Mendukung RPJMN 2010-2014" itu diikuti seluruh pejabat utama Polri, perwira tinggi, 31 kapolda, Kompolnas, para penasihat Kapolri, dan atase Polri di negara sahabat.

sumber : www.kompas.com

LAST_UPDATED2
 
Hindari KKN, Polri Luncurkan Layanan Pengadaan Barang Online PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Selasa, 15 Desember 2009 12:19

Kepolisian Republik Indonesia meluncurkan layanan barang dan jasa secara online (E-Procurement). Program ini diberi nama Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

"Untuk menghindari ada amplop-amplop yang terbang dan untuk menghindari penyimpangan," kata Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri saat memberikan sambutan pada acara Launching LPSE, di Gedung LPSE Polri, Jl Bekasi Timur, Jakarta Timur, Senin (14/12/2009).

Menurut Deputi Logistik Polri Irjen Pol Djoko Sardono layanan berbasis online memberikan kesempatan yang sama kepada pelaku usaha untuk bersaing secara sehat. Selain lebih efisien, LPSE juga menghindari praktek-praktek KKN.

"Layanan ini meningkatkan kepercayaan masyarakat khususnya untuk pengadaan barang dan jasa," jelasnya.

Sementara itu Deputi Monitoring Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Himawan Adinegoro mengatakan bahwa layanan E-Procurement adalah salah satu ujung tombak program reformasi birokrasi. Biaya-biaya yang semestinya keluar selama proses, dapat dikurangi hingga 20 persen.
 
"Efisiensi sampai 20 persen lebih," imbuhnya.

Selain itu, lanjut Himawan, LPSE Polri juga bisa mencegah praktek korupsi. "Tidak ada lagi amplop, tidak ada uang negara hilang begitu saja yang seharusnya bisa dialokasikan kepada pembangunan jalan, pendidikan dan kesehatan," terangnya.

Menurutnya, dengan layanan lelang melalui LPSE, diharapkan tidak ada lagi kasus-kasus korupsi terjadi. Hubungan antara pelaku usaha dengan pihak lelang dapat benar-benar terjalin secara profesional.

"Tidak ada lagi kongkow-kongkow," tandasnya.

Untuk Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang LPSE silakan untuk mengakses langsung melalui www.lpse.sdelog.polri.go.id. Atau alamat Sdelog Polri di Jl Raya Bekasi Timur no 86 Cipinang, Jakarta Timur. Pengadaan barang dan jasa melalui LPSE tersebut sudah mulai dilakukan sebelum tahun depan.

sumber : http://www.yahoo.co.id

 
Evakuasi Korban Gempa Sumbar Masih Terus Dilanjutkan PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Kamis, 08 Oktober 2009 10:40

PADANG, KOMPAS.com  - Hingga Senin (7/10) pukul 18.00 WIB belum ada perintah penghentian pencarian dan evakuasi korban gempa di Sumatera Barat. Sampai hari ketujuh, jumlah korban meninggal yang tercatat di Posko Sarkorlak Penanggulangan Bencara Sumatera Barat sebanyak 704 orang dan 295 orang dinyatakan hilang.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Firdaus K mengatakan, pencarian korban masih berjalan terus. "Belum ada keputusan Satkorlak untuk menghentikan pencarian korban," katanya, Rabu (7/10) di Padang.

Dampak gempa selain menyebabkan 704 orang meninggal dan 295 orang hilang, juga ada 746 orang yang alami luka berat, 1.344 orang luka ringan dan hanya 410 orang yang tercatat sebagai pengungsi.

Sekretaris Satkorlak PB Sumbar Ade Edward menambahkan, pencarian korban sampai Rabu sore masih difokuskan di Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Agam. Di Padang tercatat empat orang hilang, di Padang Pariaman sebanyak 237 orang dan di Kabupaten Agam 54 orang.

sumber : kompas.com

 
Gempa Di Jawa Barat PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Kamis, 03 September 2009 08:32

BANDUNG - Sebanyak 3.586 unit rumah penduduk di 10 kabupaten/kota di Jawa Barat rusak berat dan ringan akibat gempa bumi berkekuatan 7,3 Skala Richter (SR), Rabu (2/9) pukul 14.55 WIB.

"Kerusakan akibat gempa dilaporkan terjadi di 10 kabupaten kota, namun belum diketahui kerugian akibat bencana kali ini," kata Petugas Satlak Penanggulangan Bencana Alam (PBA) Jawa Barat, Muhamad Ridwan Sunarya, di Bandung.

Selain mengakibatkan kerusakan rumah dan bangunan pemerintah serta fasilitas umum, gempa bumi berkekuatan hebat itu juga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Berdasarkan laporan yang diterima Satkorlak PBA Jawa Barat hingga pukul 21.30 WIB, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 23 orang yang tersebar di Kabupaten Cianjur, Sukabumi, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Kabupaten Garut, Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.

"Terbanyak korban jiwa di Kabupaten Cianjur, dilaporkan puluhan orang tertimbun longsor, kami masih menunggu laporan terakhir dari daerah itu," kata Ridwan. Ia menyebutkan, perkembangan jumlah korban jiwa masih terus berkembang dan dilaporkan dari daerah.

Sementara itu dari 3.586 rumah yang rusak berat itu sebanyak 2.895 kondisinya rusak berat dan 691 unit rumah mengalami kerusakan sedang dan ringan. Selain itu sebanyak tujuh unit sekolah juga mengalami kerusakan, serta delapan mesjid dinyatakan rusak berat dan ambruk. Diantara mesjid yang rusak parah itu diantaranya mesjid bersejarah di Pondok Pesantren Cipari di Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya.

"Saat ini baru dilaporkan sepuluh rumah hancur, namun diperkirakan jumlahnya terus bertambah," kata Ridwan.

Sementara itu korban yang mengalami luka-luka saat ini dirawat di rumah sakit terdekat dengan lokasi bencana. Tercatat saat ini sebanyak 81 orang dinyatakan mengalami luka berat serta ratusan lainnya luka ringan dan sedang.

Penanganan korban bencana gempa bumi itu dilakukan oleh Satlak PBA di kabupaten/ kota masing-masing dengan melibatkan potensi lainnya seperti PMI, Satpol PP, TNI dan Polri.

"Satkorlak Jawa Barat akan menurunkan tim ke beberapa daerah yang terkena bencana, pelaporan kerugian dilakukan per jam. Proses evakuasi dilakukan hingga malam ini," kata Ridwan.

Sementara itu Muspida Jawa Barat yang terdiri atas Gubernur Jabar, Wagub, Pangdam III Siliwangi, Kapolda Jabar, Ketua DPRD Jabar serta yang lainnya, Rabu malam ini menggelar Rapat Khusus penanganan bencana pascagempa bumi.

Gempa bumi berkekuatan 7,3 skala riechter itu berlangsung Rabu sekitar pukul 14.55 WIB mengguncang kawasan Jawa Barat, Yogyakarta, Jateng, Jakarta dan Banten. Jawa Barat menjadi daerah yang mengalami kerusakan terparah.

sumber : http://kompas.com

.indosat {font: bold italic 12px Tahoma;}
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 1 dari 4
Baner
Baner
Baner

Menurut Anda

Bagaimana Tampilan Website Kami ?
 

Page Rank

Polres Palabuhanratu

Sukabumi

::::::::::::::::::

Page Rank Checker Button

Terjemahkan

English French GermanItalian Arabic

Komentar Anda

Kalender

 Feb   March 2010   Apr

SMTWTFS
   1  2  3  4  5  6
  7  8  910111213
14151617181920
21222324252627
28293031 
Julianna Walker Willis Technology

mp3 flash player by undesign website design brisbane.

Kami memiliki 2776 Tamu online
Anda Pengunjung Ke :
889379
Hari iniHari ini14378
KemarinKemarin14993
Minggu iniMinggu ini60556
Bulan iniBulan ini100000
SeluruhnyaSeluruhnya889379